Pentingnya Pencatatan dan Laporan Keuangan untuk UMKM

Laporan Keuangan merupakan catatan formal tentang keuangan dari suatu perusahaan. Ini adalah laporan tertulis yang mengukur kekuatan finansial, kinerja, dan likuiditas perusahaan. Selain itu, laporan keuangan juga mencerminkan dampak finansial dari transaksi bisnis. Bentuk laporan keuangan yang utama meliputi bentuk laporan laba-rugi, perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas. Melalui keempat bentuk laporan keuangan tersebut dapat dianalisa kemajuan sebuah perusahaan, apakah perusahaan tersebut mengalami perkembangan yang pesat atau mengalami kebangkrutan.

Pencatatan keuangan digunakan sebagai pelaporan transaksi yang terjadi dalam harian, mingguan, dan bulanan. Hasil catatan tersebut, akan menjadi sebuah financial report bagi bisnis yang Anda miliki. Laporan tersebutlah yang menjadi acuan untuk melihat kondisi bisnis yang tengah dijalankan.

Pencatatan sangat penting, terlebih untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Banyak pelaku bisnis pemula yang sering melupakan catatan keuangan bisnis yang sedang mereka jalankan. Ketika usaha Anda semakin maju dan membutuhkan modal, ketika melakukan pengajuan pinjaman ke bank, laporan keuangan bisnis Anda lah yang akan dilihat oleh pihak perbankan. Oleh karena itu, Anda harus rapi melakukan pencatatan keuangan secara berkala dari awal.

Sebagai pelaku bisnis, maka Anda dituntut untuk bisa membuat sebuah pencatatan dan financial report. Meskipun Anda bukanlah seorang lulusan jurusan akuntansi, tetapi pencatatan dan laporan keuangan harus Anda pelajari secara otodidak.

Jenis Laporan Keuangan

Laporan Laba Rugi
Fungsi dari laporan ini untuk mengetahui apakah bisnis rugi atau untung dalam periode tersebut. Jika pengeluaran lebih besar daripada pendapatan, maka bisnis yang anda jalankan dikatakan rugi, tetapi apabila sebaliknya, maka bisnis Anda jalankan dalam keadaan untung.

Laporan Perubahan Modal
Laporan ini merupakan jenis laporan yang menunjukan jumlah modal yang digunakan dalam bisnis anda, termasuk modal saat awal anda mendirikan bisnis. Setiap perubahan modal, harus dimasukan dalam laporan ini. Karena setiap perubahan harus diketahui besarannya, dan apa penyebab perubahan tersebut.

Laporan Neraca
Laporan neraca adalah laporan yang memperlihatkan kondisi perusahaan dalam periode tertentu. Kondisi laporan neraca dapat ditunjukan dari aset yang dimiliki, hutang yang terbebani, dan berapa modal yang dimiliki oleh perusahaan dalam periode tersebut.

Laporan Arus Kas
Laporan yang tak kalah penting yang wajib ada dalam sebuah bisnis yakni laporan arus kas. Laporan arus kas sebagai penggambaran kemana modal bisnis digunakan, dan dari mana saja dana perusahaan yang masuk, dan berapa jumlah dana yang diperoleh dari investor. Dalam istilah akuntansi lebih sering disebut laporan arus kas dengan istilah cash flow.

Laporan Atas Laporan
Laporan atas laporan dibuat untuk merincikan apa yang tertulis dalam sebuah financial report yang telah dibuat dengan disertai alasan-alasan yang terjadi dan mengapa hal tersebut terjadi.

Laporan Jurnal
Bagi Anda yang bukan berlatar belakang akuntansi mungkin akan sulit memahami apa itu laporan jurnal. Secara awam, pengertian laporan jurnal adalah laporan catatan transaksi yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Seperti laporan transaksi harian, maupun mingguan.

Intinya, laporan jurnal adalah sebuah laporan yang bisa membantu anda dalam mengetahui perubahan modal, harta, dan perubahan utang, dan mencatat setiap terjadinya transaksi. Sehingga akan terlihat jenis barang apa yang lebih laris dan barang apa yang kurang diminati.

Laporan Buku Besar
Setelah semua transaksi dicatatkan dalam jurnal pada periode tertentu, selanjutnya semua transaksi tersebut harus dipindahkan ke buku besar. Buku besar dapat diartikan sebagai laporan untuk meringkas setiap transaksi yang terjadi pada jurnal dan sudah dikelompokan maupun diklasifikasikan. Sumber laporan yang dicantumkan dalam buku besar adalah laporan jurnal.

Itulah beberapa jenis laporan keuangan dalam akuntansi. Laporan-laporan tersebut didapatkan dari catatan-catatan keuangan yang terjadi selama periode tertentu. Sehingga, selain Anda harus membuat sebuah financial report yang rinci, maka dibutuhkan catatan keuangan.

Pencatatan Keuangan

Seperti yang telah disinggung diatas, bahwa banyak pelaku bisnis yang masih malas dalam melakukan pencatatan setiap transaksi yang terjadi setiap harinya. Padahal ini cukup penting untuk kelangsungan bisnis yang anda jalankan.

Pencatatan yang dituliskan dalam jurnal adalah semua transaksi yang terjadi. Baik itu transaksi keluar maupun transaksi masuk. Tanpa adanya pencatatan, maka akan sulit membuat sebuah laporan keuangan bisnis yang tengah Anda jalankan.

Fungsi Pencatatan Keuangan

Ada beberapa fungsi yang bisa diperoleh dari catatan keuangan yang terjadi. Tentunya catatan keuangan sangat bermanfaat bagi pembuatan laporan keuangan bisnis dan pencatatan keuangan sangat penting bagi UMKM.

  • Mengetahui Secara Detail Perkembangan Usaha;
  • Mengetahui Kondisi Keuangan Bisnis;
  • Sumber Pengambil Keputusan.

Apabila memang Anda merasa sulit dalam pembuatan laporan keuangan secara manual, Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk mempermudah pekerjaan Anda dalam penyusunan laporan keuangan bisnis yang anda jalankan. Anda bisa menggunakan software akuntansi Accurate Online (AOL). Dari AOL ini, Anda bisa membuat sebuah laporan keuangan dengan mudah. Tanpa harus melakukan perhitungan-perhitungan yang sulit.

AOL dapat memudahkan Anda dalam menyusun laporan keuangan usaha serta dapat membantu Anda dalam menyusun laporan keuangan untuk pajak usaha. Dimana AOL sudah terintegrasi dengan e-faktur, e-SPT, PPh 23, dan fitur pajak lainnya.

Coba Gratis Accurate Online di sini.

Posted in Tak Berkategori and tagged , , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *