Prinsip Dasar Investasi

Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. Sebuah prinsip merupakan roh dari sebuah perkembangan ataupun perubahan, dan merupakan akumulasi dari pengalaman ataupun pemaknaan oleh sebuah objek atau subjek tertentu.

Setiap orang tentu memiliki prinsip yang selalu dipegang teguh. Dalam kondisi apapun, prinsip tersebut selalu dijaga dan dilaksanakan. Jika prinsip kita adalah senantiasa membantu orang dalam kesulitan, maka setiap orang yang datang menemui kita pasti akan ditolong.

Begitu pula dalam berinvestasi. Investasi juga memiliki prinsip yang harus selalu dipegang. Jika tidak dilaksanakan, maka kita telah mengabaikan prinsip investasi tersebut. Berikut adalah prinsip dasar investasi yang saya ambil dari situs Laruno. Prinsip ini perlu Anda ketahui sebelum terjun dalam dunia investasi.

1. Waktu adalah uang
Waktu sama pentingnya dengan uang. Waktu bersifat tetap, tidak bisa dikurangi atau dilebihkan. Dalam berinvestasi, waktu adalah modal paling mahal yang tak boleh diabaikan begitu saja. Lalu bagaimana bisa seseorang berinvestasi dengan waktu?
Tidak menghargai waktu dan mengabaikan pembelajaran sama saja dengan merusak instrumen investasi terbesar dan paling menguntungkan. Tahu waktu yang tepat untuk berinvestasi juga merupakan hal yang baik.

2. Terus belajar
Para penemu, miliarder serta mereka yang terlihat sangat sukses dalam berinvestasi hari ini tentu telah mengalami proses jatuh bangun yang tidak mudah. Dengan terus belajar maka ilmu yang didapat juga akan terus bertambah, dengan ilmu inilah seseorang bisa menemukan jawaban atas segala persoalan-persoalan mendasar yang menghadang kehidupannya. Semakin banyak ilmu yang dimiliki maka semakin banyak pula tantangan yang bisa dipecahkan. Maka dari itu selalu update dan kembangkan ilmu yang Anda miliki.

3. Menunda kesenangan
Seseorang yang berinvestasi harus menyadari bahwa ada sekian persen dari uang yang didapatkan saat ini adalah untuk bekal hari-hari berikutnya. Semakin besar yang dipertaruhkan, maka akan makin pendek pula rentang pertumbuhannya. Dengan menunda kesenangan, berarti Anda dapat berinvestasi lebih besar lagi.

4. Kesabaran
Kesabaran itu penting dalam berinvestasi. Tak punya cukup kesabaran bisa jadi membawa kerugian. Sebagai contoh, seseorang yang membeli emas batangan, dengan harapan harganya akan naik dalam rentang sekian waktu tentu tak bisa berbuat yang sama, ada fluktuasi yang harus diperhatikan. Gegabah dalam menjual tentu bukan akan mendapat keuntungan malahan bisa menanggung kerugian. Oleh karena itu kesabaran adalah salah satu hal yang patut dimiliki dalam melakukan investasi.

Selain itu, investasi juga butuh beberapa syarat lain yang harus terpenuhi yaitu kemauan untuk memulai, adanya uang untuk dijadikan investasi, memahami imbal hasil pada apa yang menjadi instrumen investasinya, serta punya waktu yang cukup untuk menjalankannya. Selain itu berinvestasi jangan hanya pada satu jenis investasi agar saat instrumen tersebut harga nya turun, Anda masih punya investasi yang lain. Anda bisa mengetahui jenis-jenis investasi di postingan Investasi Online.

Posted in Investasi and tagged , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *