Investasi Online

meirizal_investasi-online

Kemajuan di era digital seperti saat ini memang memberi dampak yang sangat besar dan dapat dirasakan dengan jelas, manfaat maupun kerugiannya. Begitu juga dalam hal produk investasi. Jika dulu kita hanya mengenal investasi dalam bidang properti (tanah, rumah kos, ruko) dan investasi logam mulia (emas dan perak), kali ini pilihan investasi menjadi lebih beragam.Lanjutkan membaca

Tipe-tipe Investor

Salah satu cara untuk mendapatkan tambahan penghasilan tanpa harus bekerja adalah dengan melakukan investasi. Investasi tersebut dapat melalui tabungan berjangka, logam mulia, atau properti. Seseorang yang berinvestasi disebut investor. Berinvestasi bukanlah sekedar menanamkan modal untuk mendapatkan profit dalam jangka waktu tertentu. Namun, perlu perhitungan yang matang terkait dengan beberapa hal, misalnya jumlah uang yang akan diinvestasikan, lama waktu investasi, dan tujuan melakukan investasi.

Jangka waktu investasi umumnya dibagi 3, yaitu jangka pendek, menengah, dan jangka panjang. Jangka pendek berlangsung dibawah 1 tahun, jangka menengah 1-5 tahun, jangka panjang di atas 5 tahun. Seorang investor pun tentu memiliki pilihan waktu yang berbeda. Nah, sebelum memutuskan untuk menginvestasikan uang pada produk yang Anda pilih, coba kenali dulu tiga karakter investor berikut ini. Hal ini akan memudahkan dalam memilih produk investasi yang tepat dalam mewujudkan rencana keuangan Anda.Lanjutkan membaca

Investasi ala Joe Hartanto

Siapa yang tidak kenal Joe Hartanto? Seorang Entrepreneur dan Investor di bidang Properti. Saya juga belajar dari seorang Joe Hartanto. Beliau sering mengadakan seminar bertema “Property Cash Machine” yang selalu dihadiri banyak orang meski harganya puluhan juta. Dalam seminarnya, beliau mengajarkan kita bagaimana caranya menjadi investor properti. Nah, kali ini pak Joe Hartanto bercerita tentang pengalaman hidupnya dan tips investasi ala beliau.

Enam tahun yang lalu, saat itu saya baru saja beberapa bulan kembali dari Amerika, sebuah negeri dimana banyak para pengusaha besar menyekolahkan anak anak mereka di sana, dimana banyak para pejabat negeri kita sekarang yang dulunya bersekolah di sana, sebuah negeri yang sebagian besar masyarakat Indonesia sepanjang hidupnya hanya bisa menyaksikannya dari layar bioskop, televisi atau berita berita di mass media. Sebuah negeri impian bagi para orangtua untuk menyekolahkan anak anaknya.Lanjutkan membaca

Daftar Investasi yang Tidak Terdaftar di OJK

Dijaman yang sulit seperti ini, dimana kondisi ekonomi dalam negeri dan global sedang melemah, masih banyak orang yang mencoba mencari keuntungan dengan cara menipu masyarakat. Membuka program investasi, memperkenalkan pada orang lain melalui seminar/workshop, kemudian menghimpun dana masyarakat, dan membawa lari uang mereka.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai tawaran investasi yang belum jelas legalitasnya. OJK mengumumkan saat ini terdapat 34 tawaran investasi yang harus diwaspadai karena tidak terdaftar di OJK.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S Soetiono mengatakan, 34 penawaran tersebut sudah dimasukkan dalam Investor Alert Portal (IAP) atau portal yang berisi perusahaan investasi yang tidak terdaftar di OJK.Lanjutkan membaca

Kiat Terbebas dari Investasi yang Merugi

Setelah kita mengetahui pentingnya investasi, kali ini kita akan belajar bagaimana kiat agar terbebas dari investasi yang merugi, tips dari Ryan Filbert. Disini kita tidak mmbahas mengenai investasi bodong.

Bebas dari Investasi yang Rugi

 

Siapakah diantara kita yang ingin mengalami kerugian? Semua orang pastinya akan menolak pilihan rugi dalam hidupnya. Ya, kejadian-kejadian dalam hidup yang tidak enak, rugi, sakit, kecelakaan dan lainnya adalah kejadian-kejadian yang selalu tidak diharapkan siapapun.Lanjutkan membaca

Apakah Saya Harus Memikirkan Investasi?

Sebagai orang yang telah bekerja maupun baru mulai bekerja tentunya sebuah motivasi utama dalam bekerja adalah dikarenakan sebuah kebutuhan. Kebutuhan apakah itu? Bila ditanyakan kepada banyak orang dan kita juga bisa membuat survey kecil-kecilan maka akan muncul beberapa jawaban yaitu: mencari nafkah, mencari pengalaman, memperkaya pengetahuan, membuka relasi dan masih banyak lagi.

Hal utama orang akan bekerja karena mencari nafkah, apakah Anda juga sependapat? Ya, kebutuhan hidup adalah sebuah hal yang perlu dipenuhi dan semua itu membutuhkan uang, oleh karena itulah mengapa mencari nafkah menjadi peringkat teratas dalam alasan seseorang bekerja.Lanjutkan membaca