5 Saran Investasi untuk Pemula

Semakin hari semakin banyak orang-orang yang bergelut pada dunia investasi. Baik itu investasi dalam bidang properti, reksadana, saham, maupun emas. Di tengah-tengah ekonomi Indonesia yang tidak stabil, berembus kabar mengenai sebuah ‘keuntungan’ yang akan di hasilkan saat berinvestasi bukanlah sebuah keuntungan kecil yang menjadi penyebab mengapa wawasan masyarakat terbuka pada instrument invetasi ini .

Jumlah investor yang semakin bertambah seiring waktu berjalan, khususnya di Indonesia, membuat dunia investasi kini tidak lagi diisi oleh orang-orang yang cukup umur saja, tetapi juga sudah banyak para kaum muda yang mulai berinvestasi. Hal ini pun didukung dengan maraknya reksadana yang dijual secara online dengan harga mulai dari
Rp100.000.

Sebagai seorang investor pemula, ada baiknya menyimak dulu teknik-teknik jitu yang bisa dipergunakan untuk melipatgandakan modal untuk di investasikan. Teknik ini saya pelajari dari blog Laruno.

1. Menguasai Ilmu Investasi

Untuk mengembangkan dan memaksimalkan aset yang diinvestasikan, penting rasanya menguasai ilmu investasi secara mendalam. Dengan demikian, Anda tahu kapan harus keep investasi, kapan harus menjual, dan kapan harus membeli. Hasilnya, keuntungan yang diperoleh juga lebih maksimal. Anda bisa mendapatkan panduan mengenai investasi, misalnya reksadana, di internet. Sangat banyak tersedia di sana.

2. Mengetahui Berbagai Macam Resiko

Memahami tingkat risiko harus dilakukan di awal sebelum investasi diputuskan. Sesuaikan apa yang diinvetasikan dengan karakteristik diri sendiri. Hal ini bisa Anda ketahui bila ingin membuka reksadana. Apabila Anda suka pada fluktuasi harga, Anda cocok bergabung pada jenis investasi saham. Sementara Anda yang lebih suka berada di jalur aman, sebaiknya bergabung pada investasi deposito saja.

Profil resiko juga biasanya tergantung dari umur seseorang. Jika Anda masih muda (di bawah 30 tahun) dan masih bekerja, Anda bisa memilih investasi dengan return hingga lebih dari 50%.

3. Jenis Investasi

Tidak selamanya investasi itu menguntungkan. Ada saatnya kita nanti juga akan mengalami kerugian akibat keadaan ekonomi yang tidak turut stabil. Sebelum menempatkan dana di instrumen, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis investasi seperti apa yang Anda butuhkan. Adanya spesifikasi pada investasi dapat membuat Anda lebih fokus untuk mengelola investasi yang dimiliki.

4. Jangka Waktu Investasi

Tentukan juga berapa lama anda akan berinvestasi pada instrumen investasi yang bersangkutan. Apakah dalam jangka waktu pendek, menengah, atau jangka panjang? Jangka waktu untuk investasi jangka pendek adalah 1 – 3 tahun, jangka menengah kurang dari 5 tahun, dan jangka panjang lebih dari 10 tahun.

Namun, bila bertransaksi di reksadana saham, profit biasanya sangat tinggi meski dalam jangka pendek (dibawah 6 bulan). Sehingga menurut saya, tidak mengapa untuk melakukan aksi ambil untung.

5. Memantau Laju Pergerakan Investasi

Rajinlah memantau aset yang diinvestasikan untuk mengetahui bagaimana pergerakannya dari hari ke hari. Agar hasil pantauan lebih akurat, ada baiknya kuasai ilmu dalam berinvestasi lebih dulu. Apabila Anda berhasil menguasai ilmunya secara detail, dijamin apa yang diinvestasikan akan berbuah manis di kemudian hari.

Mulailah untuk melirik instrumen investasi sedini mungkin. Semakin cepat Anda mulai melakukan investasi, semakin besar pula keuntungan yang akan Anda nikmati.

Similar Posts

  • Investasi Online

    Kemajuan di era digital seperti saat ini memang memberi dampak yang sangat besar dan dapat dirasakan dengan jelas, manfaat maupun kerugiannya. Begitu juga dalam hal produk investasi. Jika dulu kita hanya mengenal investasi dalam bidang properti (tanah, rumah kos, ruko) dan investasi logam mulia (emas dan perak), kali ini pilihan investasi menjadi lebih beragam.

  • Daftar Investasi yang Tidak Terdaftar di OJK

    Dijaman yang sulit seperti ini, dimana kondisi ekonomi dalam negeri dan global sedang melemah, masih banyak orang yang mencoba mencari keuntungan dengan cara menipu masyarakat. Membuka program investasi, memperkenalkan pada orang lain melalui seminar/workshop, kemudian menghimpun dana masyarakat, dan membawa lari uang mereka. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai tawaran…

  • 15 Panduan Lengkap Memulai Bisnis untuk Pemula di Indonesia

    Panduan lengkap memulai bisnis untuk pemula di Indonesia sangat penting dipahami sebelum Anda benar-benar terjun ke dunia usaha. Banyak orang ingin punya bisnis sendiri, tetapi bingung harus mulai dari mana, berapa modal yang dibutuhkan, bagaimana mencari ide, hingga bagaimana mendapatkan pelanggan pertama. Karena itulah, panduan lengkap memulai bisnis untuk pemula di Indonesia ini dibuat untuk…

  • Cryptocurrency, Investasi Abad Ini

    Apa itu Cryptocurrency? Pernah dengar kata “Bitcoin”? Ya, bitcoin adalah salah satu contoh dari sekian banyak cryptocurrency. Dari artinya saja bisa dikatakan, bahwa cryptocurrency adalah mata uang krypto. Kata “cryptocurrency” berasal dari gabungan dua kata, yaitu “cryptography” yang mempunyai arti kode rahasia, dan “currency” yang berarti mata uang. Saya sebenarnya lebih suka menyebut bitcoin seperti…

  • Skema Ponzi bukan Rezeki

    Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Begitu maraknya bisnis investasi yang muncul membuat masyarakat memiliki banyak pilihan dalam berinvestasi. Mulai dari investasi yang dijalankan secara online ataupun dengan promosi langsung melalui media cetak atau majalah. Satu hal yang perlu diketahui, bisnis melalui investasi banyak menggunakan skema ponzi. Skema Ponzi ini juga yang muncul pada kasus MMM dan First Travel….