5 (Lima) Jenis Video untuk Membangun Branding

Menonton video melalui smartphone menjadi kegiatan yang semakin digandrungi. Bukan saja para remaja, anak-anak dan orang tua pun betah berlama-lama menyaksikan video favorit mereka. Maka tidak heran jika para pebisnis berlomba-lomba membuat video yang menarik sebagai ujung tombak marketing dan branding.

Jika Anda tertarik menggunakan video untuk melejitkan bisnis, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu jenis video yang cocok untuk branding. Hal ini dikarenakan tidak semua video dapat digunakan untuk bisnis. Jangan cuma asal viral, Anda menyebarkan video yang tidak pantas. Alih-alih melejitkan bisnis, bisa jadi malah runtuh image perusahaan yang selama ini dibangun dengan susah payah. Duh!

Berikut adalah beberapa jenis video yang cocok untuk membangun branding produk atau usaha Anda. Anda dapat membuat satu diantaranya atau semuanya sekaligus, sah-sah saja.

Video Profil Perusahaan
Video profil perusahaan atau produk dapat menjelaskan lebih banyak tentang sejarah perusahaan, budaya kerja, dan nilai-nilai luhur yang dianut perusahaan. Orang akan lebih betah menonton video yang dikemas secara menarik, dibandingkan mendengarkan Anda bercerita langsung. Anda dapat menyisipkan reka adegan ke dalam video profil perusahaan atau produk untuk memberi kesan lebih nyata.

Dengan menonton video profil perusahaan atau produk, pelanggan akan merasa lebih dekat dan tercipta hubungan emosional yang erat dengan bisnis Anda. Video ini juga dapat ditampilkan saat Anda berkesempatan menjadi pembicara dalam sebuah forum. Tentu tidak salah jika video profil perusahaan termasuk jenis video yang cocok untuk branding.

Video Produk
Iklan yang sering tayang di televisi sebagian besar merupakan video produk. Namun karena biaya yang tinggi, durasi video produk yang tayang di televisi rata-rata tidak lebih dari 60 detik saja. Sehingga tidak semua keunggulan produk dapat dipaparkan dengan lebih detail.

Anda dapat membuat video produk dengan versi yang lebih lengkap. Jelaskan secara detail spesifikasi dari produk dengan video yang atraktif dan tidak membosankan. Gunakan video produk untuk membangun antusiasme penonton dengan menyoroti keunggulannya. Lanjutkan dengan penjelasan tentang bagaimana produk Anda dapat membuat kehidupan pelanggan menjadi lebih baik.

Video produk merupakan jenis video yang cocok untuk branding. Video produk dapat membantu menyampaikan informasi produk kepada calon pembeli. Anda dapat mempublikasikannya melalui website resmi perusahaan. Anda juga bisa menyebar-luaskannya melalui channel di platform tertentu, seperti youtube dan vidio.com.

Video Testimoni Pelanggan
Testimoni pelanggan yang puas masih menjadi senjata ampuh untuk meyakinkan calon pembeli. Seringkali pendapat pihak ketiga lebih di dengar dibandingkan pihak penjual yang menyampaikannya. Calon pembeli cenderung lebih percaya kepada testimoni pelanggan lain karena dianggap lebih objektif.

Video testimoni pelanggan perlu Anda buat karena merupakan jenis video yang cocok untuk branding. Pamerkan fitur ataupun layanan yang paling disukai pelanggan. Minta pelanggan menceritakan pengalamannya menggunakan produk Anda.

Video Unboxing
Video unboxing mirip dengan video testimoni. Namun dalam video unboxing, penonton benar-benar disuguhkan cerita lengkap jika mereka membeli produk Anda. Mulai dari menerima produk yang kemasannya masih disegel, apa saja isi dalam kotak, sampai hal-hal kecil lainnya yang diperoleh konsumen ketika membeli produk Anda.

Video unboxing termasuk jenis video yang cocok untuk branding. Video ini dapat Anda buat untuk memberikan gambaran lengkap tentang pengalaman orang ketika membeli produk Anda. Biasanya perusahaan akan merekrut influencer atau vlogger untuk tampil dalam video unboxing.

Agar video branding bisa lebih sukses, Anda bisa meminta para vlogger untuk melakukan unboxing brand Anda. Dengan menggunakan vlogger, brand bisa menjangkau customer dengan tepat sasaran. Jadi, tak ada salahnya sekali dua kali Anda menggunakan jasa vlogger.

Video Tutorial
Video tutorial sangat bermanfaat untuk memberikan edukasi kepada pelanggan tentang cara menggunakan produk. Butuh kreatifitas untuk dapat mengoptimalkan fungsi suatu produk. Sehingga konsumen merasa tertantang untuk ikut berkreasi dan tidak bosan untuk menggunakan produk Anda.

Contoh video tutorial untuk produk susu full cream, antara lain tutorial membuat pie susu, puding susu, maupun banana smoothies. Untuk produk pensil warna, Anda dapat membuat video tutorial menggambar bebek, melukis pemandangan, dan teknik mewarnai yang belum banyak diketahui orang. Semua produk dapat dibuat video tutorial untuk menjadi inspirasi bagi konsumen.

Video merupakan alat yang efektif untuk berinteraksi dengan pelanggan. Setelah mengetahui jenis video yang cocok untuk branding, Anda dapat memanfaatkan video untuk membagikan testimoni, edukasi, dan menjelaskan program promosi dengan cara yang lebih menarik. Anda juga dapat mengajak pelanggan untuk ikut serta membuat video dengan tema tertentu lalu mengunggahnya di media sosial. Selamat mencoba!

Sumber: SolusiUkm
Posted in Video and tagged , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *