7 KR – Golongan Kanan (Sesi 1)

Matematika Tuhan

Amatlah sukar memahami rezeki dengan otak kiri. Yah, ditilik dari sisi manapun, semuanya tampak serba tak masuk akal.

  • Coba hitung satu per satu, berapa pengeluaran Anda setiap bulannya.
  • Coba hitung juga, berapa pendapatan Anda setiap bulannya.
  • Apakah pengeluaran Anda lebih besar daripada pemasukan?
  • Dan cara hidup seperti ini bisa saja sudah berlangsung lama.
  • Begitulah, rezeki itu memang tidak masuk akal. Dan kalau Anda mau membuka mata lebih lebar lagi, Anda akan tersadar, Tuhan itu memang Maha Mencukupkan.
  • Bukankah Dia yang telah menghadirkan kita ke muka bumi ini? Pastilah Dia akan bertanggung jawab untuk mencukupkan rezeki kita. Asalkan kita mau ikhtiar dan yakin. Right?
  • Memang, soal rezeki, sampai kapanpun matematika manusia tidak bakal sanggup menyamai matematika Tuhan. Right?
  • Namun demikian, dengan otak kanan, mudah-mudahan sedikit-banyak Anda dapat memahami matematika Tuhan dan memanfaatkannya.

Lanjutkan membaca

22 Perbedaan Orang Kaya Dan Orang Miskin (part. 2)

Ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya…

22 Perbedaan Orang Kaya Dan Orang Miskin (part. 1)

Perbedaan orang kaya dan orang miskin adalah:

12. Orang kaya bersedia untuk mempromosikan diri mereka dan nilai-nilai mereka, orang miskin berpikir negatif tentang penjualan dan promosi
Percaya atau tidak, mayoritas orang-orang kaya di dunia adalah penjual yang handal. Contohnya adalah Bill Gates. Ia adalah seorang penjual software yang handal. Hanya saja ia mampu menciptakan daya ungkit untuk melipatgandakan penghasilannya. Ketimbang menjual dari rumah ke rumah, ia memilih untuk bekerjasama dengan perusahaan laptop. Sehingga setiap kali perusahaan laptop menjual sebuah laptop, maka pada saat yang sama perusahaan tersebut telah menjual microsoft windows- nya Bill Gates.Lanjutkan membaca

22 Perbedaan Orang Kaya Dan Orang Miskin (part. 1)

Beberapa orang menganggap bahwa menjadi orang kaya itu tidak enak. Bagi mereka orang kaya itu tidak bahagia, keluarganya tidak harmonis, sakit-sakitan, bahkan erat kaitannya dengan korupsi. Namun, apakah menjadi orang miskin juga berarti membuat kita bahagia? Untuk sejenak, mari kita berpikir “rasanya” menjadi orang kaya. Misalnya bisa pergi umroh tiap tahun bahkan tiap bulan. membiayai keluarga kita pergi haji, bersedekah lebih banyak, belaja sepuasnya, kalau sakit bisa ke rumah sakit terbaik, dan hal-hal yang yang tentu tidak bisa dilakukan orang miskin.

Setiap orang bebas untuk memilih pendapatnya. Namun bagi saya, menjadi orang kaya itu enak. Menurut salah satu guru bisnis saya, Tung Desem Waringin, orang miskin menggunakan pola pikir “atau,” yaitu antara “yang tidak enak” atau “yang lebih tidak enak,” misalnya: “lebih baik miskin daripada sakit-sakitan” “lebih baik miskin daripada keluarga berantakan” “lebih baik miskin daripada menjadi koruptor”Lanjutkan membaca

Tips Sukses Jack Ma

Miliarder dunia, Jack Ma sempat diragukan banyak orang saat mendirikan Alibaba. Namun, pria berharta Rp 555 triliun tak peduli dan akhirnya bisa membangun perusahaan besar dan mendunia.

Jack Ma mengatakan, untuk bisa sukses, orang harus menciptakan peluang, menjemput dan memanfaatkannya sebaik mungkin. “Jika Anda ingin menjalankan bisnis, jangan tunggu. (Peluang) harus buat sendiri,” kata Jack Ma di acara She Era Alibaba Group Global on Women and Entrepreneurship di Hangzhou International Expo, Hangzhou, Zhejiang, China.

Hal itu juga yang dilakukan oleh Jack Ma saat mendirikan Alibaba Group. “Waktu saya mendirikan Alibaba tidak ada logistik, tak ada e-commerce di China. Ada yang bilang tidak mungkin tapi saya coba dan saya sukses,” tambahnya.Lanjutkan membaca

Arti Hidup Bagi Anda?

Saya mendapat salah satu email dari Laruno membahas mengenai arti penting hidup. Mungkin banyak di antara kita yang belum tahu apa arti hidup. Mengatur kehidupan diperlukan demi tercapainya tujuan hidup karir, bisnis maupun keuangan Anda. Management hidup berperan penting untuk membuat kehidupan Anda benar-benar berarti.

Arti hidup penting, tapi management hidup itu no.1. Arti hidup itu apa? Biasanya kebanyakan orang tidak pernah memikirkannya! Betul, kan?Lanjutkan membaca

Kopdar Akbar Yukbisnis 2017

Problem UKM Go Online

  1. 57,9 juta pelaku UMKM (termasuk petani)
  2. 17 juta UKM sudah go online. (29% dari total UMKM)
  3. 75 ribu UKM sudah memiliki website. (0,44% dari 17 juta)

[sumber: BPS Indonesia 2016]

Dari 75 ribu yang telah memiliki website, sekitar 20 ribuan yang telah terkoneksi payment online. Namun demikian, belum tentu mereka melakukan pembelian secara full online.

Berdasar data diatas dan survei di lapangan:

1. UKM mayoritas adalah pedagang atau produsen. PEDAGANG; Menjualkan produk orang lain, tanpa mempedulikan merek, seperti reseller, dropshipper, dan affiliate marketer. Closing is everything. PRODUSEN; Memproduksi untuk pihak lain, tanpa membangun merek sendiri.

2. Mayoritas produsen, malas belajar pemasaran. Mayoritas pemasar online, malas memproduksi. Keduanya jarang yang naik level sebagai Brand Owner dan melakukan aktivitas ‘Branding’.

3. UKM Go online masih sebatas social media seller, belum benar-benar mengarahkan buyer belanja ‘murni online’. Tentu perlu waktu untuk mengedukasi buyer, namun kebanyakan lebih memilih membereskan di jalur chat. Alhasil, bertambahnya trafik, harus bertambah ‘armada jempol’ (CS).

4. Banjir order biasanya diikuti dengan menurunnya kualitas produk, sehingga menjadi bencana kekecewaan pelanggan.

5. Jika sudah memiliki web bisnis, pertanyaan berikutnya adalah, “Apa yang harus saya lakukan untuk menarik trafik?”.

6. Ketidakdisiplinan pada saat update produk, terutama sinkronisasi stok. Sehingga membuat pelanggan selalu tanya keberadaan stok sebelum beli. Hal ini terutama dipicu oleh orderan via offline (atau chat), tanpa melalui sistem pergudangan.

7. Ketidaksiapan bagian produksi, saat kebanjiran order. Bukan hanya karena modal, namun lebih kepada kesiapan produksi yang tidak memenuhi standar kualitas.

Solusi Keilmuan yang Diperlukan

  1. Menggeser mindset dari ‘pedagang’ ke ‘pebisnis’.
  2. Riset menemukan produk unggulan (penetrasi) dan produk jangka panjang.
  3. Manajemen kualitas produksi dan outsourcing.
  4. Menyiapkan strategi bisnis jangka panjang.
  5. Merancang strategi branding yang hemat, namun tokcer.
  6. Memperbesar konversi iklan di Facebook dan Instagram.
  7. Mengaplikasikan algoritma SEO Google terbaru, Hummingbird, pada toko online.
  8. Menggiring pelanggan semi offline ke full online.
  9. Manajemen stok; agar sinkron saat order offline dan online.
  10. Manajemen logistik; penanganan saat banjir order.

KOPDAR AKBAR YUKBISNIS 2017 akan membedah tuntas materi diatas sebagai solusi permasalahan UKM Go Online.Lanjutkan membaca

Menghasilkan, Disukai, Mudah

Piliha Mana?

Dalam kehidupan ini, seringkali kita dihadapkan pada beberapa pilihan. Jika mengenai studi, maka pilihannya bisa “luar negeri atau dalam negeri”, “kampus unggulan atau kampus dekat rumah”, “negeri atau swasta”. Nah, setelah memilih, maka Kita tidak semudah itu mendapatkannya. Ada tes masuk ke perguruan tinggi yang harus dilewati. Kalau lulus, sangat menyenangkan karena kita mendapatkan apa yang diinginkan. Kalau tidak lulus? Mulai deh memikirkan pilihan lain lagi hingga harus mengeluarkan pilihan terakhir (karena terpaksa).Lanjutkan membaca