Video Marketing

Di zaman yang “serba digital”, kebutuhan akan akses internet semakin meningkat. Tak lain karena keinginan untuk tetap eksis di dunia maya, sembari mencari informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat. Bahkan menonton tv pun sudah jarang dilakukan karena banyaknya penawaran paket nonton film streaming melalui YouTube.

Hal ini pun mulai dimanfaatkan oleh sebagian kalangan, termasuk YouTube untuk mengambil keuntungan lewat iklan di video. Ya, menaruh iklan pada video seseorang atau lebih dikenal dengan istilah “Video Marketing”.

Apa itu Video Marketing?

Simple sih, istilah video marketing menggambarkan bagaimana orang/perusahaan menggunakan video untuk mempromosikan atau memasarkan merek, produk, atau layanannya. Kampanye pemasaran yang kuat menggabungkan video ke dalam video lain. Baik itu Testimonial pelanggan, video dari siaran langsung, video how-to, video explainer, video pelatihan perusahaan, video viral (hiburan) – dan sebagainya.

Manfaat Video Marketing

1) Video ibarat Tambang Emas untuk SEO

Video dapat meningkatkan peringkat mesin telusur, click-through rates, open rates dan konversi. Tapi Anda harus menjangkau target audiens dengan tepat. YouTube adalah mesin pencari terbesar kedua (kedua dari Google). Dan kabar baiknya, YouTube dimiliki oleh Google. Google juga memiliki Adwords. Jadi, itu berarti video dengan tag yang benar bisa menghasilkan keajaiban bagi SEO Anda.

2) Video Meningkatkan Harga Konversi

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa 57 persen konsumen online lebih cenderung membeli produk yang mereka pertimbangkan untuk membeli setelah menonton demonstrasi video tentang produk tersebut. Lihat contoh produk explainer video di bawah ini.

3) Video Mudah Diakses

Banyak platform yang bisa digunakan untuk memasarkan produk melalui video. Sebut saja YouTube, Vimeo, website, bahkan di televisi. Kemungkinan tidak ada habisnya. Dengan smartphone, konsumen bisa mengakses video online kapanpun dan dimanapun. Hal yang sama tidak berlaku dengan pemasaran tradisional. Dengan video, Anda dapat menjangkau audiens Anda dimanapun mereka berada dengan biaya yang efektif.

4) Video sangat Efektif

Studi menunjukkan bahwa tingkat retensi untuk informasi yang dilihat dan didengar sama tingginya dengan 80 persen. Angka tersebut turun menjadi 20 persen untuk informasi yang dilihat dan hanya 10 persen untuk informasi yang didengar. Menggabungkan visual dan audio sangat kuat.

5) Video itu Emosional

Video memungkinkan Anda untuk membuat daya tarik langsung ke pusat emosional otak seseorang melalui musik. Dengan video, Anda juga bisa melampirkan sebuah wajah ke sebuah konsep. Hubungan manusia melalui video lebih berpengaruh daripada membaca fakta dalam teks. Lihat contoh video yang menarik secara emosional di bawah ini.

Cara Mengembangkan Campaign Video Marketing Anda

Mengembangkan kampanye pemasaran video paling sering dilakukan dengan melakukan riset pasar, analisis kompetitif dan mengumpulkan wawasan pasar sasaran. Begitu Anda memiliki informasi ini dan dapat membentuk strategi Anda, Anda bisa menentukan pesannya.

Apa yang ingin audiens Anda dengar, lihat dan rasakan? Pesan apa yang ingin kamu sampaikan? Apa seruan untuk bertindak?

Setelah membuat strategi dan mengembangkan pesan Anda, Anda harus memilih perusahaan produksi untuk mewujudkan visi Anda. Tentu, siapapun bisa mencabut Flipcam dan membuat video pendek, tapi kualitas adalah kunci. Video yang dibuat dengan baik adalah krim hasil panen, dan akan naik ke puncak jumlah besar video yang tersedia secara online hari ini.

Posted in Video and tagged , , , , .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *