Penghasilan Pertama dari Codester

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hi, bagaimana kabar Anda hari ini? Semoga senantiasa baik dan sejahtera, Aamiin.

Apakah Anda pernah mendengar nama “Codester“? Bagaimana dengan “Envato”? Ya, Codester adalah marketplace dimana developer dan designer dapat membeli dan menjual berbagai aset pengembangan web yang siap digunakan. Aset ini termasuk script, tema, template, code snippets, app source code, plugin, dan lainnya.

Developer & designer dapat membeli komponen siap pakai dan secara drastis mengurangi waktu dan biaya pengembangan proyek mereka. Di sisi lain memungkinkan developer & designer untuk menghasilkan pendapatan pasif dengan menjual karya mereka di Codester.

Berbeda dengan Envato yang melakukan “screening” ketat bagi produk yang akan dijual di sana, Anda cukup mudah menjual produk di Codester.

Saya sendiri pernah mencobanya. Salah satu plugin saya, Kuati Intersitial Video Ads lolos di Codester namun ditolak di Envato. Alhamdulillah, produk saya ini juga berhasil terjual di Codester.

Jujur, saya tidak terlalu melirik Codester lantaran saya bukan seorang developer. Namun, untuk menjual produk di Codester, bukan hal yang sulit dan Anda tidak perlu menjadi seorang developer. Anda bisa memulai dengan membeli produk PLR dan mulai menjualnya di Codester.

Rezeki tidak ada yang tahu. Setelah lama tidak mengunjungi Codester, saya iseng melihat kembali akun saya. Dan ternyata, alhamdulillah, ada satu penjualan di Codester. Plugin yang saya jual seharga $17, dibeli oleh seseorang. Meskipun kurang detail, tapi saya berterima kasih kepada orang tersebut.

Codester memberi kita keuntungan 70%, artinya biaya fee adalah 30%. Minimum penarikan dana adalah $50 via PayPal dan $250 bila menggunakan Bank Transfer. Bila tidak ingin berjualan di Codester, Anda bisa memanfaatkan file gratis yang dibagikan tiap minggu.

Selamat mencoba berjualan di Codester, semoga Sukses.

Similar Posts

  • Extreme List Building

    Ini adalah artikel ke-2 dari email Kang Dewa mengenai List Building, setelah pada artikel pertama menjelaskan mengenai Smart List Building. Entah kapan tepatnya (Saya lupa), tapi Saya mulai membangun list (database) ketika tahun 2013. Saat itu, media yang digunakan hanyalah BlackBerry (waktu masih rame-ramenya). Dan Saya memiliki 18 Pin BB dengan total lebih dari 20.000…

  • 5 (Lima) Jenis Video untuk Membangun Branding

    Menonton video melalui smartphone menjadi kegiatan yang semakin digandrungi. Bukan saja para remaja, anak-anak dan orang tua pun betah berlama-lama menyaksikan video favorit mereka. Maka tidak heran jika para pebisnis berlomba-lomba membuat video yang menarik sebagai ujung tombak marketing dan branding. Jika Anda tertarik menggunakan video untuk melejitkan bisnis, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu jenis…

  • Pentingnya Pencatatan dan Laporan Keuangan untuk UMKM

    Laporan Keuangan merupakan catatan formal tentang keuangan dari suatu perusahaan. Ini adalah laporan tertulis yang mengukur kekuatan finansial, kinerja, dan likuiditas perusahaan. Selain itu, laporan keuangan juga mencerminkan dampak finansial dari transaksi bisnis. Bentuk laporan keuangan yang utama meliputi bentuk laporan laba-rugi, perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas. Melalui keempat bentuk laporan keuangan tersebut…

  • 7 Ide untuk Ibu Bekerja dari Rumah

    Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Pada kesempatan kali ini, Saya akan membahas mengenai “7 Ide untuk Ibu Bekerja dari Rumah”. Tulisan ini merupakan bagian dari ebook Saya yaitu “Busy Mom’s Entrepreneur”.  Ebook “Busy Mom Entrepreneur” merupakan panduan bagi seorang Ibu yang ingin fokus bekerja dari rumah. Insya Allah penjelasan mengenai ebook ini akan saya bagikan. Salah…

  • Memulai Bisnis Sendiri

    Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Apa kabar semuanya? Kali ini, MeiRizal.com akan sharing tentang bagaimana memulai usaha sendiri. Tentu ada di antara pembaca yang masih ragu untuk memulai bisnis sendiri. Beragam alasan yang muncul, misalnya takut gagal, belum punya modal besar, belum berani meninggalkan pekerjaan sebelumnya, belum banyak pengetahuan, serta alasan lainnya yang menghambat kita untuk…